Show simple item record

dc.contributor.authorRachmaputri, Nadya Mubaraniz
dc.date.accessioned2025-07-15T03:03:01Z
dc.date.available2025-07-15T03:03:01Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56894
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self care dan motivasi sembuh dengan kualitas hidup pada pasien jantung koroner. Hipotesis dalam penelitian ini adalah self care dan motivasi sembuh secara bersama-sama mampu memprediksi kualitas hidup pada pasien jantung koroner. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 107 pasien yang telah didiagnosis penyakit jantung koroner kronis selama minimal 6 bulan. Skala kualitas hidup yang digunakan adalah terjemahan WHOQOL-BREF (World Health Organization, 2004). Skala self care menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner self-care of coronary heart disease inventory (SC-CHDI) yang disusun oleh (Vaughan Dickson, dkk, 2016). Skala motivasi sembuh menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner Patient Motivation Questionnaire (PMQ) yang disusun oleh (El Miedany Y, dkk , 2017). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan multiple regression analysis dan hasilnya menunjukkan bahwa diperoleh nilai R Square sebesar 0.422 yang memiliki arti sumbangan efektif yang diberikan oleh kedua variabel sebesar 42.2% dan signifikansi p:0.00 (p<0.05). Hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu secara bersama-sama variabel self care dan motivasi sembuh dapat memprediksi kualitas hidup, semakin baik self care dan juga semakin tinggi motivasi sembuh maka semakin baik pula kualitas hidup pada pasien jantung koroner.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitas Hidupen_US
dc.subjectMotivasi Sembuhen_US
dc.subjectPasien Jantung Koroneren_US
dc.titleSelf Care dan Motivasi Sembuh dengan Kualitas Hidup pada Pasien Jantung Koroneren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19320277


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record