• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tinjauan Hukum Islam terhadap Wacana Legalisasi Praktek Poligami di Nanggroe Aceh Darussalam

    Thumbnail
    View/Open
    18421122.pdf (1.957Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fahreni, Afna
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keluarga adalah unsur terkecil dari masyarakat. Keluarga yang rukun akan berimbas kepada masyarakat yang tentram dan nyaman. Sebaliknya keluarga yang tidak rukun akan berimbas tidak baik dalam masyarakat. Poligami bukan fenomena baru, poligami sudah ada sejak jaman jahiliah , hadirnya islam tidak serta menghapuskan poligami, akan tetapi islam mengadopsi poligami namun dengan membatasi jumlah empat istri. Hal ini berbeda dengan poligami yang ada pada zaman jahiliah yang membebaskan jumlah istri tidak hanya empat orang saja. Dalam perkembangan islam ke berbagai negara sampai pada indonesia poligami menjadi hal yang sudah biasa dalam masyarakat. Begitu juga pada masyarakat aceh yang melakukan praktek poligami, tentunya dengan motif yang berbedabeda.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan wacana legalisasi praktek poligami di aceh dan mengetahui tinjauan islam memandang praktek poligami di aceh.Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normati melalui pendekatan kepustakaan berupa buku, peraturan perundang-undangan dan majalah lainnya.Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa Wacana legalisasi poligami di Aceh yang tertuang dalam Qanun Keluarga menjadi salah satu isu yang menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Bagi para pengusung dan mereka yang setuju, legalisasi poligami dinilai mampu meminimalisir praktek nikah sirri dan poligami ilegal. Namun bagi mereka yang kontra merasa bahwa wacana ini tak menjadi jalan keluar yang efektif dan justru melahirkan problemaproblema baru. wacana legalisasi poligami di Aceh karena menilai rencana ini tak akan mampu menuntaskan problema pernikahan siri maupun menjamin hakhak perempuan dan anak sebagaimana yang dijanjikan. Legalisasi poligami dianggap justru menormalisasi poligami dan ini kian mendistorsi posisi perempuan di dalam keluarga.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56842
    Collections
    • Islamic Law [939]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV