Analisis Maintenance menggunakan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) dan Realibility Centered Maintenance (RCM) (Studi Kasus: PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk)
Abstract
Downtime yang terjadi pada plant UCC-1 dan UCC-2 PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk
berdampak pada penurunan produktivitas dan kerugian produksi. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan prioritas perawatan berdasarkan tingkat risiko kegagalan serta merancang strategi
pemeliharaan yang tepat untuk meningkatkan keandalan mesin. Metode Failure Mode and
Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi mode kegagalan melalui
perhitungan Risk Priority Number (RPN), yang kemudian dianalisis menggunakan diagram
Pareto. Tiga kejadian dengan nilai RPN tertinggi dipilih untuk dianalisis lebih lanjut
menggunakan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM), melalui tahapan Logic
Tree Analysis (LTA), Task Selection, dan analisis akar masalah dengan diagram Fishbone.
Evaluasi efektivitas strategi dilakukan dengan menghitung Mean Time Between Failure
(MTBF) dan Mean Time to Repair (MTTR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode
FMEA berhasil mengidentifikasi komponen kritis, sedangkan pendekatan RCM mampu
menyusun strategi perawatan preventif dan prediktif yang spesifik. Diagram Fishbone
mengungkap faktor penyebab utama kerusakan, dan analisis MTBF serta MTTR menunjukkan
peningkatan keandalan sistem setelah rekomendasi diterapkan.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
