Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Beyond Use Date (BUD) dan Sikap Penyimpanan Obat di Dukuh Candirejo Kelurahan Sardonoharjo
Abstract
Latar belakang: Banyak masyarakat melakukan penyimpanan obat karena sisa
swamedikasi dan menyimpannya sampai kedaluwarsa. Penyimpanan obat oleh
masyarakat membutuhkan batas waktu agar obat tetap efektif digunakan. Selain itu,
tingkat pengetahuan terhadap BUD masih kurang, sehingga penelitian mengenai
pengetahuan BUD dan sikap penyimpanan obat perlu dilakukan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tingkat pengetahuan
tentang Beyond Use Date, sikap penyimpanan obat, dan hubungan tingkat
pengetahuan responden tentang Beyond Use Date dan sikap penyimpanan obat di
Dukuh Candirejo, Kelurahan Sardonoharjo.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan survei dengan desain penelitian cross
sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat di Dukuh Candirejo,
Kelurahan Sardonoharjo dengan jumlah sampel 120 responden. Pengambilan sampel
menggunakan teknik accidental sampling. Analisis hasil menggunakan analisa
univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji spearman rank.
Hasil: Tingkat pengetahuan BUD menunjukkan 51,7% responden memiliki
pengetahuan yang baik dan sebesar 70,8% responden memiliki sikap penyimpanan
obat yang positif. Hasil uji statistik diperoleh p - value sebesar < 0,001 sehingga
terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan BUD dengan sikap penyimpanan obat
dengan korelasi kuat sebesar 0,616.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif antara tingkat pengetahuan masyarakat
tentang BUD dengan sikap penyimpanan obat di Dukuh Candirejo, Kelurahan
Sardonoharjo.
Collections
- Pharmacy [1885]
