• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Karakteristik Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) dengan Limbah Geothermal Sebagai Substitusi Filler menggunakan Metode Pencampuran Bertahap

    Thumbnail
    View/Open
    23914017.pdf (15.68Mb)
    Date
    2025
    Author
    Tolab, Laziqoh Zahatul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peningkatan kinerja perkerasan jalan tidak hanya dapat dilakukan melalui inovasi bahan material, seperti penggunaan limbah geothermal sebagai substitusi filler. Upaya tersebut juga dapat dilakukan melalui penerapan metode baru dalam proses pencampuran, yaitu metode pencampuran bertahap, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) dengan limbah geothermal sebagai substitusi filler menggunakan metode pencampuran bertahap, mulai dari sisi kinerja volumetrik, kekuatan dan kelenturan, serta durabilitas campuran. Penelitian dilakukan dengan uji eksperimental laboratorium yang mengacu pada SNI 8129 Tahun 2015 dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Divisi 6 Revisi 2. Proses penelitian merujuk pada data sekunder (Tolab & Fauziah, 2024a; Tolab & Fauziah, 2024c) dari metode pencampuran konvensional dengan penggunaan filler limbah geothermal pada campuran SMA untuk dijadikan bahan pembanding kinerja pencampuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran SMA dengan filler limbah geothermal menggunakan metode pencampuran bertahap menghasilkan kinerja yang lebih unggul dari segi volumetrik, kekuatan dan kelenturan, serta durabilitas campuran dibandingkan dengan metode pencampuran konvensional. Pencampuran bertahap menghasilkan rongga yang lebih rendah dan distribusi aspal yang lebih merata serta meningkatkan stone-on-stone contact agregat. Selain itu, penggunaan filler limbah geothermal meningkatkan kekuatan dan kelenturan campuran, membuatnya mampu menahan beban lebih tinggi dan mencegah disintegrasi berlebih. Durabilitas campuran SMA juga lebih baik karena ukuran void yang rendah dan sifat hydrophobic limbah geothermal yang membuatnya lebih tahan terhadap air dan suhu ekstrem. Berdasarkan prediksi umur dan kerusakan jalan, campuran dengan 40% filler limbah geothermal dapat bertahan hingga 33,5 tahun, lebih lama dibandingkan dengan metode konvensional yang hanya mencapai 33,3 tahun.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56740
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [219]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV