Formulasi Edible Film dari Pati Singkong Sebagai Pelapis Sabun Batang
Abstract
Sabun batangan adalah kebutuhan sehari-hari yang kemasan plastik sintetiknya sulit
terurai, sehingga menimbulkan polusi. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini
mengembangkan edible film dari pati singkong (±90% pati) yang diplastisasi
dengan gliserol dan dilengkapi dengan minyak sereh wangi sebagai alternatif
kemasan biodegradable yang aman, estetis, serta ramah lingkungan.
Beberapa pengujian dilakukan terhadap minyak sereh wangi, seperti uji fisik (warna
transparan, aroma segar), indeks bias, putaran optik, berat jenis, berat minyak, dan
rendemen. Hasil uji fisik menunjukkan kemurnian tinggi dan aroma sereh yang
khas, menegaskan kualitas minyak sebagai bahan antimikroba dan penambah
sensori dalam edible film. Penambahan gliserol meningkatkan kelenturan film,
sementara minyak sereh mempengaruhi ketebalan, warna, aroma, serta memberikan
efek antimikroba alami dan nilai estetika lebih baik. Dilakukan juga pengujian pada
edible film yaitu pengujian ketebalan edible film dengan diukur menggunakan
mistar, uji kelarutan, uji pH.
Edible film yang diformulasikan menunjukkan karakteristik unggul: film kuat,
fleksibel, mudah larut dalam air, pH netral hingga sedikit asam, serta efektif
melindungi sabun padat selama penyimpanan. Penelitian membuktikan edible film
berbahan pati singkong dan minyak sereh wangi layak digunakan sebagai pelapis
sabun, mendukung konsep kemasan ramah lingkungan yang larut dan tidak
menghasilkan limbah padat.
Collections
- Chemistry [753]
