| dc.description.abstract | Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan umum yang terus berkembang
seiring berubahnya gaya hidup masyarakat. Gastritis merupakan suatu peradangan
lambung yang dapat mengakibatkan mukosa lambung bersifat akut, kronik difusi atau
lokal. Pasien gastritis rentan mengalami kecemasan dan hal tersebut dapat dipengaruhi
oleh religiusitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
religiusitas dan kecemasan pada pasien gastritis. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data penelitian diperoleh
dengan menyebarkan kuesioner pada pasien gastritis yang berjumlah 110 responden
yang berusia 20-60 tahun, beragama Islam, dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Kecemasan diukur menggunakan skala DASS (Lovibond & Lovibond, 1995) dan
diterjemahkan dalam penelitian (Damanik, 2011). Sedangkan religiusitas diukur
menggunakan skala religiusitas muslim yang dikembangkan oleh (Amir, 2021).
Analisis data diolah menggunakan teknik uji hipotesis nonparametrik Spearman
correlation coefficient pada software SPSS (Statistical product and Service Solution)
version 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif
religiusitas dan kecemasan pada pasien gastritis (r= -0.213, p = 0.026) sehingga
hipotesis diterima. Korelasi negative pada kedua variabel tersebut menunjukkan bahwa
semakin tinggi religiusitas seseorang, maka semakin rendah tingkat kecemasan pada
pasien gastritis. | en_US |