| dc.description.abstract | Industri peternakan burung puyuh yang berada di Indonesia akhir ini mengalami
pertumbuhan yang signifikan yang dimana terdapat juga peningkatan permintaan
telur puyuh. Hal ini menunjukkan bahwa ada tantangan utama yang terjadi dalam
peternakan telur puyuh yaitu rendahnya efisiensi operasional dan terdapat tinggi
tingkat pemborosan yang terjadi dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan
untuk menerapkan metode lean manufacturing dengan tujuan meningkatkan
efisiensi dengan menurunkan pemborosan pada peternakan puyuh CV. Vigaza.
Metodologi yang digunakan berupa Value Stream Mapping untuk menggambarkan
kondisi proses produksi, Waste Assessment Model untuk mengetahui keterkaitan
antar pemborosan, Value Stream Analysis Tools untuk mengidentifikasi dan
mengelompokkan pemborosan, dan Theory of Constraints untuk mengidentifikasi
akar permasalahan ketidakefisiensi. Ditemukan nilai tambah yang terdapat sebesar
60.73% dan setelah di berikan solusi yang dapat diterapkan meningkat menjadi
68.91, waktu response material berada dalam sistem selama 12.1 hari yang setelah
diberikan solusi yang dapat diterapkan menurun menjadi 10.99 hari, sebesar 0.68%
defect terjadi kedapa produk yang setelah diberikan solusi yang dapat diterapkan
diharapkan menurun menjadi dibawah 0.5%, dan ditemukan bahwa beberapa bulan
produksi telur puyuh melebihi peminat yang setelah diberikan solusi untuk
diterapkan diharapkan produksi telur puyuh selalu dibawah peminat agar
mengurangi pemborosan lain. | en_US |