Analisis Kualitas Air Sungai Code menggunakan Metode Analisis Multivariate: Component Analysis and Cluster Analysis
Abstract
Penelitian ini menganalisis kualitas air Sungai Code yang mengalir melalui
Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul dengan tujuan untuk
mengevaluasi pengaruh musim dan lokasi terhadap kualitas air. Metode yang
digunakan meliputi Principal Component Analysis (PCA) untuk mereduksi dimensi
data dan mengidentifikasi parameter kunci kualitas air, serta K-Means Clustering
untuk mengelompokkan sampel berdasarkan kemiripan karakteristik. Data yang
digunakan berasal dari Desember 2017 hingga Oktober 2019 dan mencakup
parameter fisik, kimia, biologi, dan logam berat, mengacu pada Peraturan
Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Baku Mutu Air. Hasil uji menunjukkan
nilai Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) lebih dari 0,60 dan signifikansi uji Bartlett’s Test
of Sphericity kurang dari 0,01, yang mengindikasikan data layak untuk analisis
faktor. Empat komponen utama dengan eigenvalue lebih dari 1 menjelaskan
52,015% variasi data, dengan faktor tertinggi pada Biological Oxygen Demand
(BOD), yang menunjukkan kontribusi besar dari pencemar organik. Analisis klaster
mengidentifikasi dua klaster musiman (Mei–November dan Desember–Maret)
serta dua klaster lokasi (Site 1, 2, 3a, 3b, dan 6; Site 4 dan 5). Temuan ini
menunjukkan bahwa musim penghujan berperan signifikan dalam meningkatkan
limpasan permukaan yang membawa polutan ke badan sungai. Analisis ini
memberikan gambaran tentang dampak musim dan lokasi terhadap kualitas air
Sungai Code dan memberikan informasi penting untuk pengelolaan kualitas air
yang lebih baik di kawasan tersebut.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
