Perancangan Hotel Resort dengan Pendekatan Arsitektur Regionalisme di Pulau Samalona, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Abstract
Hotel Resort adalah fasilitas yang menyediakan akomodasi dan hiburan bagi wisatawan yang berkunjung, dirancang khusus sebagai sarana pariwisata. Hotel Resort biasanya terletak di kawasan pariwisata, tidak hanya sebagai tempat beristirahat atau bersantai hotel resort menawarkan berbagai fasilitas yang dapat berhubungan dengan tradisi lokal.
Pada proyek ini akan dilakukan Perancangan Hotel Resort dengan pendektan arsitektur regionalism di Pulau Samalona, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Area site terpilih merupakan sebuah pulau yang saat ini menjadi destinasi pariwisata di Kota Makassar. Pulau ini merupakan bagian dari kepulauan Sangkarang atau Spermonde di Sulawesi Selatan.
Pulau Samalona memiliki potensi besar untuk di kembangkan pariwisatanya, keindahan pantai dan alam bawah lautnya dapat memanjakan pengunjung yang datang, untuk mencapai pulau ini di butuhkan waktu sekitar 20 menit menggunakan kapal motor dari dermaga penyebrangaan di pusat kota makassar. potensi yang dimiliki pulau ini tidak sebanding dengan fasilitas yang ada saat ini, akomodasi hunian yang kumuh dan warung-warung yang di kelola oleh masyarakat setempat kurang menarik pengunjung untuk betah berlama-lama di pulau ini.
Oleh sebab itu, perancangan hotel resort ini bertujuan untuk meningkatkan pariwisata bahari di Pulau Samalona, perencanaanya mencakup layanan infrastruktur dan fasilitas penunjang pariwisata yang mempertimbangkan beberapa aspek seperti aksesibilitas, fasilitas, integrasi antar bangunan, dan fungsinya.
Pendekatan yang digunakan dalam perancangan Hotel Resort ini adalah Critical Regionalism, dimana sentuhan arsitektur dan budaya lokal di kaitkan satu sama lain. Pada proyek ini mengadaptasi dari beberapa unsur regionalism secara makro, meso, dan mikro, tipologi suku bajo sebagai pengembara laut dan masyarakat kepulaan sangkarang yang merupakan suku bugis makassar asli di kaitkan dengan arsitektur bugis makassar sebagai tipologi bangunannya, seperti pada penggunaan material yang sesuai dengan kesetaraan sosial serta ornamen tradisional yang mengambarkan jiwa pemiliknya.
Collections
- Architecture [4119]
