| dc.description.abstract | Latar Belakang: Pasien syok di ICU sering mendapat obat inotropik bersamaan
dengan obat lain sehingga berisiko mengalami interaksi yang dapat memengaruhi
respons terapi melalui perubahan parameter farmakokinetik-farmakodinamik
(PK/PD).
Tujuan: Mengetahui pola interaksi obat inotropik dan pengaruhnya terhadap
parameter PK/PD pasien syok di ICU RSA UGM.
Metode: Penelitian observasional cross-sectional dengan data retrospektif pada
pasien syok dewasa di ICU RSA UGM periode Januari-Desember 2024. Interaksi
obat diidentifikasi menggunakan Drug Interaction Checker, dan respons terapi
dinilai melalui tekanan darah.
Analisis Data: Profil interaksi obat dianalisis secara deskriptif non-analitik.
Pengaruh interaksi obat terhadap parameter farmakokinetik (V, k) dan
farmakodinamik (Emax, EC50, kout, R0) dianalisis menggunakan pemodelan PK/PD
di Monolix.
Hasil: Sebanyak 49 pasien (56,98%) pengguna norepinefrin berpotensi
mengalami interaksi obat, seluruhnya melalui mekanisme farmakodinamik dengan
tingkat keparahan moderat. Terdapat 3 interaksi obat yang secara aktual teramati
secara klinis berupa peningkatan tekanan darah dan glukosa darah. Interaksi
terbanyak adalah norepinefrin-salbutamol (6,67%) dan norepinefrin-insulin
(3,45%). Wald Test menunjukkan penurunan V (p < 2,2e-16) dan peningkatan k (p
< 2,2e-16). Correlation Test menunjukkan penurunan kout (p = 5,06e-12),
peningkatan Emax (p < 2,2e-16), dan penurunan EC50 (p = 3,4e-16).
Kesimpulan: Interaksi norepinefrin dengan obat lain dapat meningkatkan tekanan
darah serta memengaruhi parameter PK/PD. | en_US |