• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efektivitas dan Reaksi Obat yang tidak dikehendaki pada Penggunaan Obat Antiosteoporosis di RS PKU Muhammadiyah Gamping

    Thumbnail
    View/Open
    21613103.pdf (1.942Mb)
    Date
    2025
    Author
    Pramesti, Shrestha Ayunindya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Osteoporosis sering tanpa gejala hingga patah tulang, sehingga dikenal sebagai "silent killer". Tanpa penanganan tepat, kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup. Pengobatannya meliputi berbagai obat dengan efektivitas dan reaksi obat tidak dikehendaki (ROTD) yang beragam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan ROTD dari penggunaan obat antiosteoporosis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case series retrospektif pada pasien osteoporosis di RS PKU Muhammadiyah Gamping periode 2020–2024. Analisis Data : Data dianalisis berdasarkan regimen terapi setiap kunjungan. Penilaian efektivitas dan ROTD mengacu pada gejala, data klinis, atau keduanya. Analisis univariat dilakukan dengan SPSS versi 30.0. Hasil: Penelitian ini melibatkan 7 pasien dengan 15 kunjungan dan 7 regimen pengobatan. Lima pasien dengan regimen tetap menunjukkan efektivitas sebesar 40%, sedangkan dua pasien dengan regimen berubah mencapai 100%. Regimen kombinasi antinyeri, multivitamin tulang, dan vitamin menunjukkan efektivitas tertinggi 75%. ROTD yang muncul berupa nyeri perut diduga akibat penggunaan kalsium karbonat. Kesimpulan: Seluruh pasien yang menjalani terapi osteoporosis menunjukkan respon pengobatan yang baik pada semua regimen yang digunakan. Namun, penilaian efektivitas belum optimal karena keterbatasan data klinis. Penggunaan jangka panjang NSAID dan asetaminofen perlu diwaspadai karena dapat mempercepat proses resorpsi tulang.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56625
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV