Analisis Pengetahuan dan Sikap Siswa Sman 2 Sleman Terhadap Pencegahan Penyakit Jantung
Abstract
Latar belakang: Prevalensi penyakit jantung tidak lagi hanya terjadi pada
kelompok usia lanjut, tetapi mulai ditemukan pada kelmpok usia remaja.
Pencegahan sedari dini, terutama pada masa remaja penting untuk mengurangi
prevalensi di masa mendatang. Pengetahuan dan sikap remaja terhadap penyakit
jantung mempengaruhi kepedulian mereka dalam membentuk kepedulian dan
upaya pencegahan yang mereka lakukan. Oleh karena itu, penting untuk
mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan penyakit
jantung.
Tujuan: Mengetahui pengetahuan, sikap serta menganalisis hubungan antara
demografi, faktor resiko dengan pengetahuan dan sikap siswa dalam pencegahan
penyakit jantung.
Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional menggunakan kuesioner
google form. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan
kuota ditetapkan sebanyak 70 siswa untuk ssetiap jenjang kelas (X, XI, XII)
sehingga total sampel berjumlah 208 siswa SMAN 2 Sleman. Analisis univariat
dilakukan dengan SPSS, sementara analisis bivariat menggunakan uji Fisher’s
exact.
Hasil: Dari 208 responden, sebanyak 88,5% memiliki pengetahuan baik dan 97,6%
memiliki sikap positif terhadap pencegahan penyakit jantung. Tidak ditemukan
hubungan signifikan antara faktor demografi serta faktor resiko dengan
pengetahuan maupun sikap. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan dengan sikap terhadap pencegahan penyakit jantung (p-value < 0,05).
Kesimpulan: Siswa memiliki pengetahuan yang baik dan menunjukkan sikap
positif terhadap pencegahan penyakit jantung. Ditemukan hubungan yang
signifikan antara pengetahuan dengan sikap, yang menunjukkan bahwa semakin
baik pengetahuan siswa, semakin positif sikap mereka dalam mendukung upaya
pencegahan.
Collections
- Pharmacy [1896]
