| dc.description.abstract | Latar belakang: Resistensi Escherichia coli terhadap amoksisilin sebagai terapi
utama infeksi saluran kemih (ISK) mendorong pengembangan sistem penghantaran
obat baru. Pemanfaatan nanopartikel emas (AuNPs) sebagai nanocarrier untuk
memodifikasi amoksisilin menjadi strategi potensial. Penelitian tidak hanya
berfokus menguji aktivitas antibakteri terhadap E. coli, tetapi juga terhadap
extended-spectrum-β-lactamase (ESBL).
Tujuan: Penelitian bertujuan mengevaluasi karakteristik amoksisilin -nanopartikel
emas (Amox-AuNPs) dan menguji efektivitasnya sebagai nanocarrier dalam
meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap E. Coli dan ESBL.
Metode: AuNPs disintesis menggunakan metode Turkevich yang kemudian
dikonjugasi dengan amoksisilin. Konjugat dikarakterisasi berupa panjang
gelombang maksimum, ukuran partikel, potensial zeta, dan gugus fungsional. Uji
aktivitas antibakteri menggunakan metode mikrodilusi cair dengan 96 wellplate dan
menghitung persentase penghambatan pertumbuhan bakteri atau MIC90.
Hasil: Amox-AuNPs menghasilkan karakterisasi berupa panjang gelombang
maksimum 530 ± 0,577 nm, ukuran partikel 69,13 ± 0,6 nm, indeks polidispersi
0,15 ± 0,03 nm, potensial zeta -26,70 ± 0,61 mV dan fungsionalisasi AuNPs
mempertahankan gugus fungsi utama amoksisilin. Amox-AuNPs menunjukan
aktivitas antibakteri lebih tinggi dengan peningkatan % penghambatan yang
signifikan (p ≤ 0,05) pada kedua jenis bakteri. MIC90 ESBL menunjukan hasil lebih
tinggi karena pertahanan yang lebih kuat terhadap antibiotik.
Kesimpulan : AuNPs efektif sebagai nanocarrier bagi amoksisilin yang ditandai
dengan peningkatan efektivitas antibakteri terhadap E.Coli dan ESBL. | en_US |