Uji Sensitivitas Metode Deteksi Aflatoxin B1 Berbasis Mikrofluida Kertas Menggunakan AuNPs - Aptamer Secara Kolorimetri pada Sampel Makanan
Abstract
Latar belakang: Keamanan pangan merupakan isu krusial di negara berkembang
akibat terbatasnya sistem pengawasan. Salah satu ancaman utama adalah aflatoksin
B1, mikotoksin yang dihasilkan oleh Aspergillus flavus dan A. Parasiticus yang
dapat menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan pada manusia maupun
hewan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode deteksi aflatoksin
B1 dengan menggabungkan nanopartikel emas (AuNPs) dan aptamer dengan
mikrofluida kertas (μPAD) secara kolorimetri untuk menghasilkan metode yang
sensitif, murah dan sederhana.
Metode: AuNPs disintesis menggunakan metode Turkevich dan dimodifikasi
dengan aptamer serta NaCl melalui proses optimasi. Hasil kemudian dikarakterisasi
panjang gelombang, ukuran partikel, dan zeta potensial. Pengujian sensitivitas
menggunakan μPAD untuk menentukan linearitas, LoD, LoQ, dan presisi lalu
dianalisis nilai grey intensity menggunakan ImageJ. Dilakukan deteksi aflatoksin
B1 pada sampel ekstrak tepung jagung dan sari kacang hijau.
Hasil: Diperoleh kurva kalibrasi menunjukkan persamaan y = 1,2489x + 0,0656
dengan r = 0,9998. Nilai LoD = 0,50 ppb, LoQ = 1,67 ppb, dan nilai %RSD <15.
Kadar Aflatoksin B1 pada ekstrak tepung jagung sebesar 14,1 ppb dan sari kacang
hijau sebesar 14,8 ppb.
Kesimpulan: AuNPs-aptamer berbasis μPAD sensitif untuk mendeteksi aflatoksin
B1 pada sampel pangan yang diuji.
Collections
- Pharmacy [1896]
