Pengembangan Metode Deteksi Asam Urat Pada Mikrofluida Kertas Berbasis Nanopartikel Emas Termodifikasi Sebagai Sensor Kolorimetri
Abstract
Latar belakang: Ketidaknormalan kadar asam urat dapat menyebabkan masalah
penyakit, sehingga perlu pemantauan secara cepat dan sensitif. Namun, deteksi
asam urat dengan metode konvensional ini memiliki kelemahan diantaranya
memakan waktu lama, mahal, serta prosedur sulit. Pengembangan metode analisis
berupa sensor kolorimetri berbasis nanopartikel emas (AuNPs) menggunakan
mikrofluida kertas (μPADs) dilakukan untuk mengatasi kelemahan tersebut, agar
dapat dihasilkan metode analisis yang cepat, murah, sederhana, dan sensitif dalam
mendeteksi kadar asam urat.
Tujuan: Mengetahui sensitivitas sensor kolorimetri berbasis AuNPs menggunakan
μPADs untuk pemantauan kadar asam urat.
Metode: Sintesis AuNPs dilakukan dengan metode Turkevich, selanjutnya
difungsionalisasikan menggunakan 2-tiourasil. Deteksi asam urat menggunakan
μPADs dengan sensor kolorimetri berbasis AuNPs-2TU. Analisis kualitatif
dilakukan berdasarkan perubahan warna dan analisis kuantitatif dilakukan
berdasarkan grey intensity untuk penentuan nilai LoD, LoQ, dan presisi.
Hasil: Fungsionalisasi AuNPs-2TU menghasilkan perubahan warna menjadi merah
keunguan. Karakterisasi AuNPs-2TU menghasilkan panjang gelombang
maksimum sebesar 535 nm; ukuran partikel sebesar 79,63 nm; potensial zeta
sebesar -22,70 mV; serta hasil spektrum FTIR yang menunjukkan pola yang mirip
antara 2TU dengan AuNPs-2TU. Uji sensitivitas menghasilkan nilai koefisien
korelasi 0,9995 dengan persamaan kurva baku y = 0,012x + 0,6486; LoD 1,643
ppm; LoQ 4,114 ppm; dan uji presisi menghasilkan %RSD >10.
Kesimpulan: Deteksi asam urat menggunakan μPADs berbasis AuNPs-2TU
menghasilkan metode yang sensitif akan tetapi presisi yang kurang optimal.
Collections
- Pharmacy [1896]
