Uji Sensitivitas Metode Deteksi Residu Tetrasiklin dengan menggunakan AuNPs- Aptamer Secara Kolorimetri pada Sampel Susu
Abstract
Latar belakang: Antibiotik tetrasiklin (TET) banyak ditemukan pada produk
pangan dan dapat berpotensi menyebabkan resistensi antibiotik. Metode deteksi
TET yang umum digunakan seperti HPLC dan ELISA memiliki keterbatasan,
antara lain biaya yang tinggi, waktu analisis lama, dan sensitivitas rendah. Oleh
karena itu aptasensor berbasis AuNPs-aptamer dapat menjadi alternatif yang lebih
cepat, murah, dan sensitif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan modifikasi
AuNPs-aptamer dengan antibiotik tetrasiklin pada sampel susu.
Metode: Sintesis AuNPs aptamer-TET dilakukan dengan metode Turkevich dan
dilakukan optimasi dan modifikasi AuNPs-aptamer. Karakterisasi dilakukan
dengan menentukan panjang gelombang, ukuran partikel, potensial zeta, dan
dilakukan uji sensitivitas dengan menghitung LoD, LoQ, dan presisi.
Hasil : Sintesis AuNPs ditandai dengan perubahan warna larutan dari warna kuning
menjadi warna merah anggur. Data panjang gelombang maksimum mengalami
pergeseran 527 nm (AuNPs) menjadi 529 nm (AuNPs-aptamer). Ukuran partikel
45,03 nm (AuNPs) sedangkan (AuNPs-aptamer) 49,67 nm. Nilai potensial zeta
adalah 21,20 mV (AuNPs) dan 12,67 mV (AuNPs-aptamer). Kemudian untuk uji
sensitivitas menunjukkan nilai LoD 0,002 ppb dan LoQ 0,006 dengan nilai % RSD
adalah 4,661; 2,045, dan 1,757.
Kesimpulan : AuNPs aptamer-TET menunjukkan sensitivitas yang tinggi, presisi
yang baik, dan mampu mendeteksi tetrasiklin secara cepat pada sampel susu.
Collections
- Pharmacy [1896]
