| dc.description.abstract | Latar belakang: Moringa oleifera dan Vernonia amygdalina mengandung
senyawa bioaktif yang berpotensi menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.
Serbuk instan dikembangkan untuk konsumsi secara praktis namun masih
memerlukan pembuktian efektivitas dan keamanannya.
Metode: Penelitian menggunakan mencit jantan Balb/c yang diinduksi
hiperlipidemia dengan poloxamer-407 (14 mg/20 g, i.p.), kecuali kelompok normal.
Dua belas ekor mencit dibagi menjadi 4 kelompok: normal, kontrol, pembanding
(simvastatin 0,026 mg/20 g), dan uji (serbuk instan 13 mg/20 g), diberikan secara
oral selama 7 hari. Sampel darah diambil dari sinus retro-orbitalis untuk analisis
kolesterol total dan trigliserida. Analisis statistik menggunakan Graph Prism 10.0.
Uji histopatologi dilakukan pada hati dan ginjal.
Hasil: Serbuk instan daun kelor dan daun afrika menurunkan kadar kolesterol total
mencit hingga mendekati normal (p > 0,05). Kadar trigliserida juga menurun
signifikan dibanding kontrol negatif (p < 0,0001), meskipun belum setara dengan
kelompok normal. Histopatologi menunjukkan kerusakan hati lebih ringan dan
tidak ada kelainan ginjal, menandakan efektivitas dan keamanan jangka pendek.
Kesimpulan: Serbuk instan kombinasi daun kelor dan daun afrika menunjukkan
potensi sebagai agen hipolipidemik alami yang efektif dalam menurunkan kadar
lipid darah, serta relatif aman terhadap jaringan hati dan ginjal berdasarkan evaluasi
histopatologi. | en_US |