| dc.description.abstract | Latar belakang: Isu kehalalan produk kesehatan menjadi perhatian serius,
mengingat meningkatnya penggunaan produk obat dan vaksin halal di tengah
masyarakat. Peningkatan tersebut telah mengubah pengetahuan dan sikap moderasi
beragama masyarakat muslim maupun nonmuslim. Moderasi beragama menjadi
menjadi kunci penting dalam menjembatani kepentingan kesehatan publik dengan
sensitivitas keagamaan.
Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui tigkat pengetahuan dan sikap, serta
meganalisis hubungan karateristik sosiodemografi dengan pengetahuan dan sikap
moderasi beragama masyarakat Kapanewon Ngaglik dalam penggunaan obat dan
vaksin.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan Google Form yang
disebarkan kepada masyarakat Kapanewon Ngaglik. Jumlah responden ditentukan
menggunakan rumus Slovin. Hasil kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi-
Square dan korelasi Spearman dengan bantuan SPSS.
Hasil: Terdapat 78,3% responden yang memiliki kategori tingkat pengetahuan
baik, 20,8% cukup, dan 0,9% buruk. Sebanyak 99,2% responden memiliki sikap
positif dan 0,8% memiliki sikap negatif.
Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden di Kapanewon
Ngaglik memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan sikap yang positif terhadap
moderasi beragama dalam penggunaan obat dan vaksin. Selain itu, tidak terdapat
hubungan antara karakteristik sosiodemografi responden dengan pengetahuan dan
sikap moderasi beragama masyarakat Kapanewon Ngaglik dalam penggunaan obat
dan vaksin. | en_US |