| dc.description.abstract | Latar belakang: Penerimaan masyarakat terhadap obat dan vaksin, khususnya
yang terkait dengan kehalalan produk, menjadi sebuah tantangan di Indonesia.
Pemahaman mengenai moderasi beragama yaitu sikap yang adil dan seimbang
dalam menjalankan ajaran agama menjadi peran penting dalam pengambilan
keputusan penggunaan obat dan vaksin.
Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap moderasi beragama
masyarakat Kapanewon Depok dalam menggunakan produk halal dari obat-obatan
dan vaksin, serta mengetahui hubungan antara karakteristik sosiodemografi
responden dengan tingkat pengetahuan dan sikap.
Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan
potong lintang (cross-sectional). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive
sampling terhadap 120 responden melalui pembagian kuesioner.
Analisis hasil: Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi-Square dan Spearman IBM SPSS versi 30.0.
Hasil: Responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (75,8%), cukup
(22,5%), dan kurang (1,7%). Selain itu, menunjukkan sikap positif (95%), dan
negatif (5%) terhadap moderasi beragama dalam penggunaan obat dan vaksin.
Tidak terdapat hubungan antara karakteristik sosiodemografi responden dengan
tingkat pengetahuan dan sikap moderasi beragama dalam penggunaan obat dan
vaksin (p value > 0,05)
Kesimpulan: Masyarakat Kapanewon Depok memiliki tingkat pengetahuan yang
baik dan sikap positif terhadap prinsip moderasi beragama dalam penggunaan obat
dan vaksin. Selain itu, tidak terdapat hubungan antara karakteristik sosiodemografi
responden dengan tingkat pengetahuan dan sikap moderasi beragama dalam
penggunaan obat dan vaksin. | en_US |