Evaluasi Kondisi Perkerasan dan Prediksi Nilai Sisa pada Jalan Hertasning – Jalan Yasin Limpo Kota Makassar
Abstract
Penelitian bertujuan mengetahui kondisi kerusakan Jalan Hertasning hingga
Yasin Limpo dan menentukan nilai PCI, kebutuhan tebal lapis tambahan pada
kondisi existing di Jalan Hertasning hingga Yasin Limpo dengan metode Bina Marga
2017, menghitung nilai tegangan dan regangan perkerasan existing serta perkerasan
tambahan dengan KENPAVE dan menghitung sisa umur rencana pada ruas.
Metode penelitian data primer berupa jenis kerusakan diidentifikasi melalui
survei langsung dan tebal lapis perkerasan existing dengan pengujian test-pit aspal.
Data sekunder dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Makasar. Penilaian kondisi jalan
sebelum menghitung tebal perkerasan menggunakan PCI.
Hasil analisis menunjukkan Jalan Hertasning – Jalan Yasin Limpo sedang
(fair) dengan PCI tertinggi sebesar 77 rating excellent dan terendah sebesar 22 rating
very poor. Analisis metode Bina Marga 2017, tebal lapis AC-WC sebesar 4 cm, AC-
BC setebal 6 cm, AC-Base setebal 8 cm, Lapis Pondasi Kelas A setebal 30 cm, dan
Lapis Pondasi tambahan Kelas S setebal 20 cm. Metode mekanistik-empirik
KENPAVE, menunjukkan tambahan (overlay) ruas jalan kerusakan fatigue cracking
sebesar 0,0001992, nilai repitisi beban 1.441.176 ESAL. Nilai sisa umur rencana 20
tahun, diperoleh tebal perkerasan lapis AC-WC sebesar 4 cm, lapis AC-BC sebesar 6
cm, lapis AC-Base sebesar 8 cm, dan untuk pondasi atas Kelas A setebal 30 cm serta
lapis tambahan agregat Kelas S setebal 20 cm diletakkan dibawah Pondasi Kelas A.
Program KENPAVE menunjukkan selama umur rencana 20 tahun, perkerasan
menahan beban tanpa terjadi kerusakan karena nilai kontrol repetisi beban lebih besar
dibandingkan dengan nilai LHR rencana (Nr).
