| dc.description.abstract | Dietil ftalat (DEP) dan dibutil ftalat (DBP) merupakan jenis senyawa ftalat
yang dapat ditemukan pada produk kosmetik, seperti cat kuku untuk mengurangi
keretakan dan kerapuhan cat kuku. Namun, paparan DEP dan DBP dalam kadar
tinggi dan jangka panjang dapat menimbulkan gangguan endokrin dan toksikan
reproduksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya kandungan DEP dan
DBP dalam cat kuku serta kadar estimasi paparan DEP dan DBP dengan
menggunakan metode analisis yang memiliki validitas yang baik. Metode yang
digunakan yaitu metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) detektor UV
dengan panjang gelombang 230 nm. Fase gerak yang digunakan merupakan
verifikasi dari penelitian sebelumnya yaitu campuran aquabides : asetonitril : 2-
propanol : methanol (30 : 45 : 20 : 5) dengan kolom C18. Hasil validasi menunjukan
batas deteksi DEP/DBP 8,20/0,90, dan batas kuantifikasi 24,86/2,73, linieritas ≥
0,99, presisi DEP 5 % dan DBP 1 %, dan akurasi 99,44%-108,06%. Hasil penelitian
menunjukan kadar DEP dan DBP adalah 0,480 mg//kgproduk dan 0,0063
mg/kgproduk. Estimasi tingkat paparan dietil ftalat dalam sampel cat kuku
diperkirakan 0,07 μg/kg/bb/hari, sedangkan kadar dibutil ftalat dalam sampel yaitu
0,0009 μg/kg/bb/hari. Hasil yang didapat sangat rendah dibandingkan dengan nilai
yang telah ditetapkan oleh Agency for Toxic Substances and Disease Registry
(ATDSR) (DEP 7000 μg/kg bb/ hari dan DBP 66 µg/kg/hari). DEP dan DBP dalam
sampel cat kuku yang diteliti dapat dikatakan aman berdasarkan hasil Margin of
Safety (MoS). | en_US |