Potensi Arbuscular Mycorrhizal Fungi dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria Pada Tanaman Ochroma Grandiflorum Rowlee dan Samanea Saman Terhadap Serapan Zn Serta Ketersediaan C-organik di Tanah Tpa Piyungan
Abstract
Tanah TPA Piyungan mengandung logam berat Zn yang tinggi dan rendahnya C-organik yang
dapat mempengaruhi kualitas serta keseimbangan ekosistem tanah. Teknologi bio-
fitoremediasi, kombinasi tanaman dan mikroorganisme, menjadi alternatif yang potensial
untuk mengatasi pencemaran ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi
Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)
dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman Ochroma grandiflorum rowlee dan Samanea
saman, serta efektivitasnya dalam menyerap Zn dan meningkatkan kandungan C-organik di
tanah TPA Piyungan. Penelitian dilakukan dalam skala rumah kaca dengan 4 perlakuan pada
setiap tanaman, kontrol, kombinasi AMF (Acaulospora sp.) dan PGPR, AMF, serta PGPR.
Parameter yang diamati meliputi tinggi, diameter batang, biomassa, serapan Zn oleh jaringan
tanaman, serta perubahan kandungan Zn dan C-organik di tanah setelah bio-fitoremediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya tanaman Samanea saman saja mampu mereduksi
logam berat hingga 60,64%. Penambahan inokulasi PGPR pada Samanea saman membantu
tinggi tanaman (92,08 cm), diameter (7,74 mm), berat kering (16,83 g), dan tanaman melalui
mekanisme fitostabilisasi menyerap logam pada bagian batang sebesar 41,65 mg/kg dan akar
sebesar 76,18 mg/kg, efisiensi penyisihan pada tanah mencapai 42,57% serta penambahan
konsentrasi C-organik di tanah 54,55% dari kondisi semula. Sedangkan pada Ochroma
grandiflorum rowlee perlakuan Acaulospora sp. membantu pertumbuhan tinggi tanaman
(41,40 cm), diameter (5,53 mm), berat kering (4,81 g) serta membantu tanaman menyerap Zn
dengan mekanisme fitostabilisasi menyerap logam pada bagian batang sebesar 79,02 mg/kg
dan akar sebesar 55,02 mg/kg, efisiensi removal dari tanah sebesar 59,14 % dan peningkatan
C-organik di tanah 16% dari kondisi semula. Penambahan kombinasi Acaulospora sp. dan
PGPR pada tanaman Ochroma grandiflrum rowlee mampu meningkatkan ketersediaan C-
organik di tanah hingga 64,65% dari kondisi semula. Dengan demikian, perlakuan inokulasi
secara individu Acaulospora sp. dan PGPR menunjukkan keuntungan yang lebih unggul
dalam parameter pertumbuhan daripada perlakuan dengan inokulasi kombinasi atau tanaman
saja. Dalam beberapa parameter seperti efisiensi penyisihan, dan ketersediaan C-organik di
tanah lebih unggul apabila di inokulasi baik kombinasi Acaulospora sp. dan PGPR maupn
tanaman saja.
