• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Potensi Arbuscular Mycorrhizal Fungi dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria Pada Tanaman Ochroma Grandiflorum Rowlee dan Samanea Saman Terhadap Serapan Zn Serta Ketersediaan C-organik di Tanah Tpa Piyungan

    Thumbnail
    View/Open
    22927008.pdf (13.21Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fathikasari, Indah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah TPA Piyungan mengandung logam berat Zn yang tinggi dan rendahnya C-organik yang dapat mempengaruhi kualitas serta keseimbangan ekosistem tanah. Teknologi bio- fitoremediasi, kombinasi tanaman dan mikroorganisme, menjadi alternatif yang potensial untuk mengatasi pencemaran ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman Ochroma grandiflorum rowlee dan Samanea saman, serta efektivitasnya dalam menyerap Zn dan meningkatkan kandungan C-organik di tanah TPA Piyungan. Penelitian dilakukan dalam skala rumah kaca dengan 4 perlakuan pada setiap tanaman, kontrol, kombinasi AMF (Acaulospora sp.) dan PGPR, AMF, serta PGPR. Parameter yang diamati meliputi tinggi, diameter batang, biomassa, serapan Zn oleh jaringan tanaman, serta perubahan kandungan Zn dan C-organik di tanah setelah bio-fitoremediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya tanaman Samanea saman saja mampu mereduksi logam berat hingga 60,64%. Penambahan inokulasi PGPR pada Samanea saman membantu tinggi tanaman (92,08 cm), diameter (7,74 mm), berat kering (16,83 g), dan tanaman melalui mekanisme fitostabilisasi menyerap logam pada bagian batang sebesar 41,65 mg/kg dan akar sebesar 76,18 mg/kg, efisiensi penyisihan pada tanah mencapai 42,57% serta penambahan konsentrasi C-organik di tanah 54,55% dari kondisi semula. Sedangkan pada Ochroma grandiflorum rowlee perlakuan Acaulospora sp. membantu pertumbuhan tinggi tanaman (41,40 cm), diameter (5,53 mm), berat kering (4,81 g) serta membantu tanaman menyerap Zn dengan mekanisme fitostabilisasi menyerap logam pada bagian batang sebesar 79,02 mg/kg dan akar sebesar 55,02 mg/kg, efisiensi removal dari tanah sebesar 59,14 % dan peningkatan C-organik di tanah 16% dari kondisi semula. Penambahan kombinasi Acaulospora sp. dan PGPR pada tanaman Ochroma grandiflrum rowlee mampu meningkatkan ketersediaan C- organik di tanah hingga 64,65% dari kondisi semula. Dengan demikian, perlakuan inokulasi secara individu Acaulospora sp. dan PGPR menunjukkan keuntungan yang lebih unggul dalam parameter pertumbuhan daripada perlakuan dengan inokulasi kombinasi atau tanaman saja. Dalam beberapa parameter seperti efisiensi penyisihan, dan ketersediaan C-organik di tanah lebih unggul apabila di inokulasi baik kombinasi Acaulospora sp. dan PGPR maupn tanaman saja.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56321
    Collections
    • Master of Environmental Engineering [11]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV