Identifikasi Kandungan Mikroplastik Pada Intalasi Pengolahan Air Unit Padasan PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta
Abstract
Pencemaran mikroplastik dalam sumber air baku dapat berdampak pada lingkungan
dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
kelimpahan, jenis, warna, dan karakteristik polimer mikroplastik pada Instalasi
Pengolahan Air (IPA) unit Padasan PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta. Sampel
diambil dari tujuh titik, meliputi sumber air baku dan beberapa tahap pengolahan.
Analisis dilakukan menggunakan metode Wet Peroxide Oxidation (WPO),
mikroskop trinokuler, dan Fourier Transform Infrared (FT-IR). Hasil penelitian
menunjukkan mikroplastik ditemukan di semua titik dengan kelimpahan tertinggi
di intake Sungai Kali Kuning (200 partikel/L) dan terendah di clearwell (40
partikel/L). Jenis dominan adalah fragmen dan fiber, dengan warna utama hitam
dan transparan. Hasil FT-IR menunjukkan polimer yang paling banyak ditemukan
adalah Polypropylene (PP), Nylon (all polyamides), dan Poly (methyl methacrylate)
(PMMA or acrylic). Proses pengolahan air mampu menurunkan jumlah
mikroplastik, terutama melalui sedimentasi dan filtrasi pasir cepat (RSF). Namun,
mikroplastik tetap terdeteksi dalam air olahan, sehingga diperlukan peningkatan
sistem pengolahan dan pengelolaan limbah plastik di sekitar sumber air baku.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
