Kecerdasan Emosional Sebagai Mediator Pola Asuh Demokratis dan Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karir Pada Siswa SMA
Abstract
Efikasi diri dalam pengambilan keputusan karir penting, namun masih menjadi tantangan
bagi mayoritas siswa. Banyak siswa yang belum mampu membuat keputusan karir yang
tepat hingga lulus sarjana. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara pola asuh
demokratis dan efikasi diri pengambilan keputusan karir, dengan kecerdasan emosional
sebagai mediator. Sebanyak 303 siswa kelas XII SMA berpartisipasi dalam penelitian ini
dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari skala Parental
Authority Questionnaire (PAQ), Career Decision Making Self Efficacy (CDMSE), dan Wong
and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS). Analisis mediasi menunjukkan bahwa
kecerdasan emosional secara signifikan berperan sebagai mediator parsial. Hal tersebut
menjelaskan sebagian dari hubungan antara pola asuh demokratis dan efikasi diri pengambilan keputusan karir. Hasil ini menyoroti pentingnya kecerdasan emosional dimiliki
oleh siswa dalam memahami emosional dirinya dan orang lain, mengelola stres, dan meraih
tujuan karir. Dengan demikian, diharapkan efikasi diri dalam pengambilan keputusan karir
siswa dapat meningkat secara lebih signifikan.
Collections
- Master of Psychology [494]
