Pola Asuh Demokratis dan Kecerdasan Emosi Anak & Remaja Usia 10-15 Tahun di Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pola asuh demokratis
dengan kecerdasan emosi anak dan remaja usia 10-15 tahun. Hipotesis yang
diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara pola asuh
demokratis orang tua (ayah & ibu) dengan kecerdasan emosi yang dimiliki anak
dan remaja usia 10-15 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah anak dan remaja berusia 10-15
tahun di Yogyakarta yang berjumlah 213 responden. Metode pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling yang diaplikasikan dalam bentuk
kuesioner google form. Skala kecerdasan emosi menggunakan skala dari Salovey
& Mayer (1990) yaitu Assesing Emotional Scale (AES), yang telah dikembangkan
oleh Schutee, et.al. pada tahun 1998, dan diadaptasi oleh Indriyani (2020).
Sedangkan skala pola asuh demokratis menggunakan skala dari Baumrind (1991)
yaitu The Authoritative Parenting Index. Analisis data pada penelitian ini
menggunakan analisis statistik dengan bantuan Statistical Product and Service
Solutions (SPSS) 27, Jamovi, dan JASP 0.18.03. Hasil analisis data menunjukkan
adanya hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan pola asuh demokratis
ayah dan ibu pada anak usia 10-15 tahun di Yogyakarta dengan koefisien korelasi
(r) =-.225, dan (r) =-.235, serta nilai signifikansi p <0.001.
Collections
- Psychology [2586]
