| dc.description.abstract | Industri batik merupakan salah satu sektor yang berkontribusi terhadap pencemaran
lingkungan, khususnya akibat limbah cair yang mengandung logam berat timbal
(Pb) yang bersifat toksik. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan metode
pengolahan limbah yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi karakteristik serta efektivitas biochar sekam padi, biochar
teraktivasi, dan biochar termodifikasi magnetit dalam mengadsorpsi Pb dari limbah
cair industri batik. Serangkaian uji dilakukan, meliputi karakterisasi menggunakan
FTIR dan SEM untuk mengamati perubahan gugus fungsi dan morfologi
permukaan adsorben, serta uji adsorpsi dengan variasi massa, pH, waktu kontak,
dan konsentrasi awal Pb untuk menentukan kondisi optimum. Hasil menunjukkan
bahwa aktivasi dengan H3PO4 meningkatkan luas permukaan dan jumlah pori
biochar, sedangkan modifikasi dengan magnetit menambah sifat magnetik dan
afinitas terhadap ion Pb. Kondisi optimum adsorpsi diperoleh pada massa adsorben
100 mg, pH 5, dan waktu kontak 60 menit, dengan efisiensi adsorpsi menurun
seiring peningkatan konsentrasi awal Pb. Biochar termodifikasi magnetit
menunjukkan efisiensi tertinggi sebesar 98,11%, dengan penurunan konsentrasi Pb
dari 8,874 mg/L menjadi 0,167 mg/L. Proses adsorpsi oleh biochar termodifikasi
paling sesuai dengan model isoterm Freundlich, sedangkan biochar biasa mengikuti
model Langmuir dengan kapasitas maksimum sebesar 7,7399 mg/g. Dengan
demikian, biochar sekam padi termodifikasi magnetit terbukti efektif dan ramah
lingkungan sebagai adsorben dalam pengolahan limbah cair industri batik. | en_US |