Pengaruh Terapi Relaksasi Dzikir Terhadap Kecemasan pada Penderita Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd)
Abstract
Kecemasan merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami oleh penderita
Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD. apabila tidak ditangani dengan
serius, kecemasan dapat menyebabkan kekambuhan serta memperparah gejala
kekambuhan pada penyakit. Salah satu terapi non-invasif untuk mengatasi
kecemasan pada penderita Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD adalah
terapi relaksasi dzikir. Terapi relaksasi dzikir merupakan relaksasi yang berfokus
pada pengulangan lafadz-lafadz dzikir disertai dengan sikap khusyu9 sehingga
menimbulkan kepasrahan dan meningkatkan efek relaksasi. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk melihat pengaruh terapi relaksasi dzikir terhadap kecemasan pada
penderita Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah non randomized pretest posttest with control design
dengan follow up atau tindak lanjut. Subjek berjumlah 16 orang yang dibagi
menjadi kelompok eksperimen dan kontrol berdasarkan subject matching.
Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan adalah Depression Anxiety
and Stress Scale-21 (DASS-21) dan diberikan saat sebelum dan sesudah pelatihan
serta dua minggu sesudah pelatihan. Hasil akhir penelitian menunjukkan tidak ada
pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan sebelum, sesudah, dan dua minggu
sesudah diberikan pelatihan pada kelompok eksperimen dan kontrol (p > 0,05).
Collections
- Psychology [2586]
