Analisis Ketersediaan dan Kualitas Fasilitas Sanitasi di Pondok Pesantren: Studi Kasus Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen
Abstract
Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan berbasis komunitas yang memiliki peran
penting dalam membentuk karakter dan pendidikan santri. Namun, kondisi fasilitas Water,
Sanitation, and Hygiene (WASH) di banyak pesantren sering kali kurang memadai, sehingga
dapat berdampak negatif pada kesehatan santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
kondisi WASH di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen berdasarkan standar
Permenkes No. 2 Tahun 2023 dan prinsip-prinsip UNICEF WASH, serta untuk
mengidentifikasi potensi risiko kesehatan menggunakan adaptasi metode Environmental
Health Risk Assessment (EHRA).
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan uji laboratorium kualitas air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber air utama berasal dari sumur bor dalam dengan
distribusi menggunakan pipa PVC, namun tekanan air rendah terutama pada jam puncak.
Kualitas air tidak memenuhi standar Permenkes No. 2 Tahun 2023 karena ditemukan
kontaminasi Escherichia coli dan tingkat kekeruhan yang tinggi. Fasilitas sanitasi belum
memadai baik dari segi jumlah maupun kebersihan, dengan rasio toilet terhadap santri yang
tidak ideal. Perilaku higiene santri juga perlu ditingkatkan, terutama dalam hal mencuci tangan
dengan sabun.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi WASH di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu
belum sepenuhnya memenuhi standar nasional maupun global. Rekomendasi diberikan untuk
meningkatkan ketersediaan dan kualitas air bersih, memperbaiki fasilitas sanitasi, serta
mengedukasi santri tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Implementasi
rekomendasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung
kesejahteraan santri.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
