Pra Rancangan Pabrik Asam Sulfat dari Hidrogen Sulfida dengan Kapasitas 150.000 Ton / Tahun
View/ Open
Date
2025Author
Savitri, Chellcy Arya
Nuryanti, Rafika Fitri
Metadata
Show full item recordAbstract
Sektor industri menjadi salah satu sektor yang mengalami kenaikan setiap tahunnya
khususnya di dalam negeri, permintaan dan kegiatan impor semakin meningkat
terkait asam sulfat, untuk itu perlu adanya pemenuhan asam sulfat dalam hal ini
dapat sebagai sektor penggerak perekonomian nasional. Asam sulfat merupakan
golongan asam mineral kuat yang memiliki manfaat untuk pengolahan minyak
bumi, pemurnian logam, industri baterai, dan industri lainnya. Pabrik asam sulfat
berencana akan didirikan di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan kapasitas
150.000 ton/tahun yang beroperasi selama 330 hari dalam setahun. Produksi asam
sulfat menggunakan metode Wet Sulfuric Acid (WSA) dan bahan baku gas H2S
dengan bantuan katalis V2O5. Proses pembuatan asam sulfat menggunakan fixed
bed catalytic reactor yang terdiri atas 3 tahap yaitu tahap persiapan bahan baku,
pembentukan produk dengan kondisi suhu 425°C dan tekanan 1 atm, serta
pemisahan dan pemurnian produk melalui pendinginan dan penguapan. Pabrik
asam sulfat memiliki beberapa unit pada utilitas diantaranya unit penyediaan
pengolahan air, penyediaan steam, downtherm generation, dan instrumen lainnya
sebagai penunjang operasional pabrik. Pabrik ini digolongkan low risk atas
pertimbangan dari karakteristik dan penggunaan bahan baku serta cukup banyak
pabrik asam sulfat yang telah berdiri. Berdasarkan hasil analisis ekonomi yang
didapatkan bahwa nilai Return on Investment (ROI) setelah pajak sebesar 20,84%;
Shut Down Point (SDP) sebesar 35,18%; Break Even Point (BEP) sebesar 53,16%;
Pay Out Point (POT) pajak yaitu 3,4 tahun; serta total Discounted Cash Flow Rate
(DCFR) sebesar 19,92%. Dari beberapa parameter dan peninjauan tersebut dapat
disimpulkan bahwa pabrik asam sulfat ini layak untuk didirikan.
Collections
- Chemical Engineering [1392]
