Pengaruh Variasi Campuran Limbah Kulit Kedelai Terhadap Nilai Kalor dan Laju Pembakaran Biobriket Berbahan Dasar Sekam Padi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran limbah kulit
kedelai terhadap nilai kalor dan laju pembakaran pada biobriket berbahan dasar
sekam padi. Variasi campuran menggunakan rasio pencampuran 90:10, 80:20,
70:30, 60:40 dan 50:50 dari jumlah total adonan biobriket sebanyak 400 gram.
Perekat yang digunakan sebesar 10% dari jumlah total bahan baku biobriket
sebanyak 40 gram serta air yang digunakan sebanyak 240 mililiter. Spesimen
biobriket yang dibuat memiliki dimensi 3 x 2,5 x 2,5 cm. Proses pengeringan
dengan cara dianginkan disuhu ruang selama 5 x 24 jam tanpa bantuan sinar
matahari. Pengujian nilai kalor biobriket dilakukan menggunakan bomb
calorimeter dengan metode pengujian IKU/7.2/BC-01-Bomb-Calorimeter. Nilai
kalor tertinggi dan variasi campuran yang optimal untuk pembuatan biobriket
terdapat pada rasio pencampuran 60 : 40 dan memiliki nilai kalor sebesar 5943,33
Kal/g. Laju pembakaran pada rasio pencampuran 60 : 40 adalah 0,00693 detik.
Dari masing-masing variasi campuran diperoleh nilai kalor yang telah memenuhi
standar SNI 01-6235-2000 > 5000 kal/gram.
Collections
- Mechanical Engineering [787]
