Show simple item record

dc.contributor.authorAnanta, Mohammed Bisma
dc.date.accessioned2025-05-16T06:44:30Z
dc.date.available2025-05-16T06:44:30Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/55871
dc.description.abstractLatar Belakang: WHO (2018) mengungkapkan jumlah perokok dunia saat ini mencapai 1,1 milyar orang. Diantaranya 17 juta remaja laki-laki dan 7 juta remaja perempuan. Tingginya perilaku tersebut di Indonesia, dapat dipengaruhi oleh fungsi keluarga. Menurut penelitian Septiana (2016), perilaku merokok remaja muncul akibat keluarga yang tidak utuh, konflik yang terjadi di keluarga, juga dukungan keluarga yang kurang, sehingga membuat remaja merokok. Pelaksanaan fungsi keluarga yang optimal dapat menekan dari tingginya perilaku merokok pada keluarga. Tujuan: Mengetahui pengaruh fungsi keluarga terhadap perilaku merokok pada mahasiswa di Universitas X Yogyakarta. Metode: Menggunakan desain cross sectional dan secara prospektif melalui data primer, yaitu kuesioner tentang perilaku merokok dan APGAR keluarga yang dibagikan ke mahasiswa Universitas X di Yogyakarta. Analisis statistik menggunakan uji chi square. Hasil: Dari 280 responden, frekuensi tertinggi untuk kategori usia pada usia 19- 26 tahun sebanyak 219 responden, kategori jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 157 responden dan 79 responden merupakan perokok aktif. Mayoritas memulai merokok pada usia 17 tahun ke atas (44 responden) sebagian mulai merokok pada usia 8-16 tahun (35 responden). Mayoritas beralasan menghilangkan stress (32 responeden). Konsumsi rokok terbanyak adalah perokok ringan yaitu 1-10 batang perhari (65 responden). Mayoritas memiliki teman dekat merokok (146 responden). Sebanyak 225 responden mengetahui dampak buruk merokok. Sebanyak 179 responden memiliki fungsi keluarga baik atau fungsional, dan 41 mahasiswa merokok dan 138 mahasiswa tidak merokok memiliki fungsi keluarga yang baik atau fungsional. Hasil uji statistik fungsi APGAR keluarga dengan perilaku merokok didapatkan nilai p = 0,002 (p<0,005). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga dengan perilaku merokok pada mahasiswa Universitas X di Yogyakarta.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFungsi Keluargaen_US
dc.subjectAPGAR Keluargaen_US
dc.subjectPerilaku Merokoken_US
dc.titlePengaruh Fungsi Keluarga terhadap Perilaku Merokok pada Mahasiswa di Universitas X Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM16711002


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record