| dc.description.abstract | Manusia adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi ini, maka
keberadaanya sangat penting dengan jiwa sosialnya, oleh karena itu sampai
kapanpun manusia perlu berhubungan masing-masing diantara mereka, khususnya
dalam jenjang pernikahan hubungan antara laki-laki dan perempuan bertemu satu
sama lain dengan kepribadian dan keluarga yang berbeda bisa mengikat hubungan
antara keduanya disebabkan karena cinta, islam mengajarkan pernikahan adalah
ibadah yang paling mulia, maka ibadah yang paling mulia ini tentu saja ada
tantangan tersendiri bagaimana menjaga dan selalu menumbuhkan rasa cinta dan
kasih saying antara keduanya. Dimasa sekarang salah satu tantangan hubungan
pasangan suami istri terletak pada media sosial yang menganggu keharmonisan
hingga perilaku tercela bisa terumbar dengan mudahnya. Penelitian ini memiliki 2
rumusan masalah yaitu 1) Bagaimana menjaga hubungan rumah tangga terhindar
dari keterpaksaan mengumbar perilaku tercela diantara mereka? 2) Bagaimana
tinjauan dalam sudut pandang hukum islamnya?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan. Sumber data
penelitian melalui informan dan podcast media sosial. Teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan
dengan cara deskriptif kualitatif. Teknik keabsahan data yang digunakan pada
penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perlu membicarakan dan
menjelaskan masalah kepada ahli dan masing-masing keluarga jika tidak memiliki
langkah yang berarti dan tanpa solusi, hal ini demi menemukan jalan terbaik
antara keduanya tanpa mengumbar sembarangan apapun alasanya. 2) Tindakan
mengumbar aib dalam sudut pandang islam tidak diperbolehkan atau hukumnya
haram, karena dalam hal ini justru memperburuk keadaan dan bisa semakin
memperparah hubungan antara kedua bela pihak. | en_US |