Show simple item record

dc.contributor.authorRinnavia
dc.date.accessioned2025-05-16T02:48:25Z
dc.date.available2025-05-16T02:48:25Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/55847
dc.description.abstractLatar belakang: Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan yang memiliki peran penting dalam pemeliharaan mutu obat dengan cara menempatkan perbekalan farmasi pada tempat yang dinilai aman dari pencurian serta gangguan fisik yang dapat merusak mutu sediaan farmasi. Tahapan penyimpanan memiliki peranan yang penting pada tahapan pengelolaan sediaan farmasi. Pada tahapan ini berfungsi untuk menjaga mutu dan kualitas produk. Selain menjaga mutu produk, penyimpanan yang baik dan sesuai dengan standar yang ada akan meminimalisir kerugiaan anggaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan di Apotek Unisia Murangan berdasarkan paramater yang ada di standar pelayanan kefarmasian di apotek dan mengetahui gambaran efisiensi ketercapaian penyimpanan sediaan berdasarkan indikator penyimpanan. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif retrospektif dan observasional. Data yang digunakan menggunakan data pada tahun 2021 dan dianalisis menggunakan Excel dengan rumus yang sesuai. Hasil: Evaluasi penyimpanan obat di Apotek Unisia Murangan berdasarkan kecocokan obat dengan kartu stok, stok mati, dan obat kadaluarsa atau rusak masih belum efisien. Hal ini ditunjukan dari nilai persentase kecocokan obat dengan kartu stok didapatkan hasil sebesar 85%, nilai persentase stok mati didapatkan nilai sebesar 9,92% dan nilai persentase obat kadaluarsa sebesar 0,8%. Nilai indikator berdasarkan permenkes didapatkan sebesar 100%. Kesimpulan: Dapat disimpulkan penyimpanan di Apotek Unisia Murangan telah sesuai dengan standar penyimpanan obat dan Alkes menurut PERMENKES No.73 Tahun 2016 tentang standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Dan untuk evaluasi penyimpanan berdasarkan indikator masih belum efisien. Hal ini ditunjukan dari nilai persentase kecocokan obat dengan kartu stok didapatkan hasil sebesar 85%, nilai persentase stok mati didapatkan nilai sebesar 9,92% dan nilai persentase obat kadaluarsa sebesar 0,8%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenyimpanan Obaten_US
dc.subjectApoteken_US
dc.subjectEfisiensi Penyimpananen_US
dc.subjectStok Matien_US
dc.subjectPermenkesen_US
dc.titleEvaluasi Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi Di Apotek Unisia Muranganen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM16613060


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record