Show simple item record

dc.contributor.authorDewani, Cindy Pramudya
dc.date.accessioned2025-05-15T07:29:13Z
dc.date.available2025-05-15T07:29:13Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/55838
dc.description.abstractLatar belakang: Penyakit hipertensi di Indonesia merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi, dan sebagai penyebab utama kematian pada pasien. HMR (Home Medication Review) menjadi bagian penting dalam strategi penanganannya dengan tujuan untuk meminimalkan komplikasi lebih lanjut dengan menjamin kelangsungan perawatan pasien di rumah setelah kembali dari fasilitas kesehatan yaitu rawat jalan atau rawat inap untuk mendukung penggunaan obat yang optimal dan berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kejadian DRPs, tingkat kepatuhan pengobatan dan cara pemusnahan obat serta faktor-faktor yang memengaruhinya melalui layanan HMR (Home Medication Review) di Puskesmas Bambanglipuro Kabupaten Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan studi observasional dengan rancangan potong-lintang pada pasien dewasa dengan penyakit hipertensi di Puskesmas Bambanglipuro pada periode Maret - April tahun 2023. Penilaian kejadian DRPs dikategorikan berdasarkan PCNE V9.1. Kepatuhan pengobatan dinilai menggunakan MARS-10 dan Pill Count. Cara pemusnahan dinilai dengan literatur terpercaya. Analisis Data: Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Office Excel 365 dengan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk persentase serta IBM SPSS versi 25.0 dengan analisis statistik bivariat uji Chi Square untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian DRPs, tingkat kepatuhan pengobatan dan cara pemusnahan obat. Hasil: Kejadian DRPs yang terjadi pada pasien dewasa sebesar 97% dengan mayoritas DRPs yang terjadi yaitu pasien menggunakan obat lebih sedikit dari yang diresepkan atau tidak menggunakan obat sama sekali sebesar 30% sehingga membutuhkan rekomendasi pencegahan/peyelesaian DRPs berupa edukasi peningkatan kepatuhan sebesar 39%. Kepatuhan pengobatan pasien dewasa dengan penyakit hipertensi di Puskesmas Bambanglipuro dengan kuesioner MARS-10 memiliki tingkat kepatuhan tinggi sebesar 19% dan kepatuhan rendah sebesar 81%, sedangkan dengan metode Pill Count memiliki tingkat kepatuhan tinggi sebesar 37% dan kepatuhan rendah sebesar 63%. Ketepatan pasien dalam memusnahkan obat sebesar 16% sedangkan pasien yang tidak tepat sebesar 81% dan terdapat 3% pasien yang tidak pernah memusnahkan obat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHMR (Home Medication Review)en_US
dc.subjectPenyakit Hipertensien_US
dc.subjectPasien Dewasaen_US
dc.subjectDRPs (Drug Related Problems)en_US
dc.titleHome Medication Review pada Pasien Dewasa dengan Penyakit Hipertensi di Puskesmas Bambanglipuro Kabupaten Bantulen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19613215


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record