| dc.description.abstract | Latar Belakang: Leukore patologis merupakan kondisi yang terjadi akibat
beberapa penyebab, seperti bakteri, jamur, dan parasit. Faktor risiko yang
memperberat kondisi tersebut dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, seperti
tingkat kebersihan, kelembapan di sekitar area genital, serta kebiasaan dalam
melakukan hubungan seksual. Karakteristik leukore patologis bervariasi
tergantung penyebabnya. Probiotik dapat menjadi terapi adjuvan dalam
menurunkan rekurensi pada keadaan leukore patologis dengan berbagai
mekanisme.
Tujuan: Untuk mengkaji data penelitian mengenai pemberian probiotik sebagai
terapi adjuvan dalam menurunkan rekurensi leukore patologis.
Metode: Penelitian ini dilakukan berdasarkan panduan PRISMA-ScR. Pencarian
artikel dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar, Pubmed,
Springer Link, dan Neliti. Artikel original research yang digunakan ditulis dalam
bahasa Inggris dalam rentang publikasi antara 2018-2023.
Hasil: Dari 577 artikel yang ditemukan terdapat lima artikel yang memenuhi syarat
untuk dilakukan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian probiotik
sebagai terapi adjuvan pada leukore patologis dapat menurunkan rekurensi.
Tingkat rekurensi ditinjau berdasarkan manifestasi klinis dari penyakit yang
diderita.
Kesimpulan: Probiotik genus Lactobacillus sebagai terapi adjuvan pada leukore
patologis dapat menurunkan tingkat rekurensi yang dinilai berdasarkan
manifestasi klinis yang dikeluhkan oleh pasien, seperti diskar vagina, keluhan
gatal, dan hasil pemeriksaan kultur. Probiotik yang digunakan dapat menurunkan
rekurensi keluhan-keluhan tersebut pada rentang waktu yang bervariasi. | en_US |