| dc.description.abstract | Latar Belakang: Konsumsi methanol dalam jumlah tinggi dan jangka panjang
menyebabkan gangguan fungsi dan struktur hepar. Hal ini terjadi melalui
pembentukkan berbagai reactive oxygen species (ROS) yang kemudian menekan
produksi antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD). Oleh karena
itu, antioksidan eksogen dari produk alami seperti teh hijau (Camellia sinensis)
diperlukan untuk menginduksi dan membantu efektivitas antioksidan endogen
dalam menangkal radikal bebas dan melindungi membran sel hepar dari
kerusakan.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efek ekstrak ethanol teh hijau (Camellia
sinensis) terhadap aktivitas superoksida dismutase (SOD) hepar tikus putih
(Rattus norvegicus) yang diinduksi methanol.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan
desain post-test only control group. Subjek penelitian berupa organ hepar tikus
putih (Rattus norvegicus). Tikus sebelumnya dibagi kedalam 5 kelompok
menggunakan metode simple random sampling. Induksi methanol dilakukan
selama 7 hari dengan dosis 0,9ml/200gBB, dilanjutkan pemberian ekstrak ethanol
teh hijau dengan dosis bertingkat 1400mg/kgBB, 2800mg/kgBB, dan
5600mg/kgBB selama 14 hari. Aktivitas SOD hepar diukur menggunakan metode
spektrofotometri. Data aktivitas SOD hepar kemudian dianalisis menggunakan uji
statistik One-Way ANOVA.
Hasil: Rerata aktivitas SOD hepar pada kelompok kontrol negatif yang hanya
diberi pakan standar dan minum ad libitum adalah sebesar 78,31 ± 4,10%.
Aktivitasnya menurun secara signifikan menjadi 16,93 ± 4,99% pada kelompok
kontrol positif setelah diinduksi methanol. Pada penelitian ini, dosis terbaik ekstrak
ethanol teh hijau dalam meningkatkan aktivitas SOD adalah 2800mg/kgBB dengan
rerata aktivitas SOD sebesar 61,91 ± 4,60%.
Kesimpulan: Terdapat efek ekstrak ethanol teh hijau (Camellia sinensis) terhadap
aktivitas superoksida dismutase (SOD) hepar tikus putih (Rattus norvegicus) yang
diinduksi methanol. | en_US |