Efek Kombinasi Kurkumin dan Jintan Hitam (Nigella Sativa) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Tikus Rattus Novergicusy ang Diinduksi Hiperlipidemia
Abstract
Latar Belakang: Hiperlipidemia merupakan kondisi dimana kadar profil lipid
mengalami peningkatan terutama kadar low density lipoprotein (LDL), kolesterol total,
dan trigliserida. Kondisi hiperlipidemia juga mampu meningkatkan kadar glukosa
darah akibat dari peningkatan asam lemak bebas yang menyebabkan resistensi
insulin dan kemudian menimbulkan kondisi hiperglikemia. Maka dari itu terapi herbal
terkati hiperlipidemia cukup marak dikembangkan. Beberapa tanaman yang dapat
menjadi alternatif terapi hiperlipidemia yaitu kunyit (Curcuma Longa) dan juga jintan
hitam (Nigella Sativa).
Tujuan Penelitian: Mengetahui efek terapi menggunakan kombinasi kurkumin dan
jintan hitam terhadap kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi hiperlipidemia
dibandingkan dengan terapi tanpa kombinasi.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupaka penelitian experimental laboratorium
dengan menggunakan rancangan penelitian post test control group design. Subjek
penelitian ini dibagi kedalam 6 kelompok. Kelompok perlakuan diberi induksi kuning
telur puyuh dan diberi intervensi simvastatin, kurkumin, jintan hitam serta kombinasi
kurkumin dan jintan hitam. Pengukuran kadar glukosa menggunakan blood glucose
test meter “Nesco ® GCU”. Analisis menggunakan uji statistik One Way Anova.
Hasil: Hasil pengukuran kada glukosa darah puasa didapatkan rerata tiap kelompok
(mg/dl) KNI (145,50 ± 07,32), KN (220,25 ± 19,36), KP (186,00 ± 24,69), P1 (151,00
± 65,13), P2 (176,75 ± 24,99), P3 (154,25 ± 60,81). Hasil analisis didapatkan bahwa
tidak ada perbedaan yang signifikan (p=0,194).
Kesimpulan: Pemberian terapi kombinasi kurkumin dan jintan hitam berdasarkan uji
statistik tidak menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan dengan kelompok
tanpa kombinasi.
Collections
- Medical Education [2860]
