Show simple item record

dc.contributor.authorNurviana, Dinda
dc.date.accessioned2025-05-15T02:03:27Z
dc.date.available2025-05-15T02:03:27Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55775
dc.description.abstractMahasiswa S2 yang berada dalam fase dewasa awal menurut teori perkembangan Erik Erikson (intimacy vs. isolation) memiliki kehidupan penuh tantangan, terutama dalam menyeimbangkan kehidupan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan psikososial ‘quarter-life crisis’ yang dihadapi mahasiswa S2 MIAI UII serta strategi yang mereka gunakan dalam menghadapi quarter-life crisis yang dialami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa S2 MIAI UII yang mengalami quarter-life crisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam quarter-life crisis mahasiswa S2 meliputi stress akademik, ekspektasi/ teknanan dari keluarga dan masyarakat, serta kesulitan dalam menjalin dan mempertahankan hubungan sosial. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terkait kajian tentang quarter-life crisis pada mahasiswa S2, yang masih jarang diteliti. Selain itu, implikasi penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan program pendampingan psikososial di perguruan tinggi serta memberikan wawasan bagi mahasiswa yang tengah menghadapi quarter-life crisis agar dapat menemukan strategi yang tepat dalam mengatasi tantangan mereka.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectQuarter-life Crisisen_US
dc.subjectMahasiswa S2en_US
dc.subjectTantangan Psikososialen_US
dc.subjectErik Eriksonen_US
dc.subjectIntimacy vs. Isolationen_US
dc.titleTantangan Psikososial Quarter-life Crisis Mahasiswa S2 MIAI UII Tahun Akademik 2022-2024: Studi Implementasi Teori Perkembangan Erik Erikson dalam Kehidupan Akademik dan Sosialen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22913075


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record