Penelusuran Akitifitas Antibiofilm Sediaan Nano Spray Ekstrak Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) pada Kateter
Abstract
Kateter selalu berhubungan dengan Infeksi saluran kemih (CAUTI) yang di
sebabkan karena penumpukan biofilm yang menempel pada permukaan
kateter,dengan adanya hal ini akan secara signifikan meningkatakan resiko infeksi
yang lebih tinggi dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi
aktivitas antibiofilm ekstrak buah pala terhadap bakteri Escherichia coli serta
mengembangkan formulasi nano spray sebagai alternatif sistem penghantaran.
Pengujian dilakukan menggunakan metode mikrodilusi untuk mengevaluasi
efektivitas ekstrak buah pala dalam menghambat pembentukan biofilm pada
berbagai fase pertumbuhan, yakni fase tengah (24 jam), fase pematangan (48 jam),
dan fase degradasi. Formula terbaik (NS1) memiliki ukuran partikel 996 nm, PDI
0.39 dan zeta potensial 56,2. Sediaan formula nano spray ekstrak buah pala NS1
1% menunjukkan aktivitas penghambatan pembentukan biofilm pada kateter
sebesar 60%, dengan efektivitas pada fase pertumbuhan menengah sebesar 84,08
± 0,01%, fase pematangan sebesar 75,1 ± 0,01% dan fase degradasi sebesar 72,59
± 0,01% , . Aktivitas ini hampir setara dengan kontrol obat ciprofloxcin yang
memiliki efektivitas pada fase menengah, pematangan dan degradasi masing-
masing sebesar 85,08 ± 0,01%, 82,47 ± 0,01% dan 79,02 ± 0,01%. Selain itu,
formula nano spray ekstrak buah pala NS1 1% dapat merusak extracellular
polymeric matrix (EPS) biofilm pada kateter dengan adanya kerusakan morfologi
pada biofilm setelah perlakuan dengan ekstrak buah pala, yang mengindikasikan
kemampuan senyawa ini dalam mengganggu matriks biofilm. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa sediaan nano spray ekstrak buah pala sebagai alternatif
terapi untuk mencegah CAUTI.
Collections
- Master of Pharmacy [32]
