Hubungan antara Welas Diri (Self-compassion) dan Disinhibition Online pada Mahasiswa S1 Pengguna Aktif Sosial Media
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antara welas diri (self-
compassion) dengan disinbisi online pada mahasiswa dan mahasisiwi S1 Kota
Sorong. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian ini
yaitu 104 mahasiswa dan mahasiswi S1 Kota Sorong yang aktif menggunakan
sosial media. Metode pengambilan data menggunakan SWD (Skala Welas Diri)
yang diadaptasi oleh Dicky Sugianto, Christiany Suwartono, & Sandra Handayani
(2020) berdasarkan SCS (Self Compation Scale) milik Neff (2003) yang terdiri atas
26 item, serta skala disinhibisi online yaitu MOD (Measure of Online Disinhibition)
disusun oleh Jaimee Stuart dan Riley Scott (2020) yang terdiri dari 12 item, dan
diterjemahkan sendiri oleh peneliti melalui uji adaptasi lintas budaya (Rojjanasrirat
dkk, 2010) yakni translasi pertama, sintesis pertama, back translasi (penerjemahan
kembali ke dalam bahasa asli skala), serta sintesis kedua. Hasil penelitian
menunjukkan korelasi sebesar (r = -0.494, p = 0.000) artinya terdapat hubungan
negatif antara welas diri (self-compassion) dengan disinhibisi oline pada mahasiswa
dan mahasiswi S1 Kota Sorong yang aktif menggunakan sosial media. Hal tersebut
menandakan semakin tinggi tingkat welas diri (self-compassion) maka semakin
rendah disinhibisi online yang dialami oleh mahasiswa dan mahasiswi S1 Kota
Sorong pengguna aktif sosial media, begitupun sebaliknya.
Collections
- Psychology [2586]
