Uji Ekstrak Etanol Daun Rosemary (Rosmarinus Officinalis L.) Terhadap Keberlangsungan Hidup Nyamuk Aedes Aegypti
Abstract
Latar Belakang: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor banyak penyakit
meliputi Dengue, Chikungunya, Zika, dan Yellow Fever. Untuk mencegah
penularan penyakit-penyakit tersebut dapat dilakukan kontrol populasi dengan
cara eradikasi larva dan memperlambat perkembangannya. Terdapat beberapa
tanaman yang memiliki efek insektisida alami. Daun Rosemary (Rosmarinus
officinalis L.) dari penelitian sebelumnya diketahui memiliki efek larvasida
terhadap Aedes aegypti. Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan
analisis lebih lanjut mengenai efek larvasida ekstrak etanol daun Rosemary dan
pengaruhnya terhadap keberlangsungan hidup nyamuk Aedes aegypti.
Tujuan Penelitian: Mengetahui efek larvasida ekstrak etanol daun Rosemary
dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan hidup nyamuk Aedes aegypti.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vivo,
post-test only dengan kelompok kontrol dan pemilihan kelompok secara acak.
Konsentrasi yang digunakan adalah 0,39%, 0,78%, 1,56%, dan 3,12%. Setelah
24 jam, larva yang masih hidup dipindahkan ke akuades dan diamati
perkembangannya selama 7 hari.
Hasil: Ekstrak etanol daun Rosemary memiliki efek larvasida dengan LC50
sebesar 3,201% dan LC90 sebesar 11.077%. Pada uji keberlangsungan hidup
terdapat perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol (p < 0,05)
pada persentase larva yang berhasil menjadi pupa dan nyamuk, rata-rata hari
yang diperlukan untuk menjadi pupa dan nyamuk, dan persentase emergence
inhibition (IE%).
Kesimpulan: Ekstrak etanol daun Rosemary memiliki efek larvasida dan
memiliki efek terhadap keberlangsungan hidup terhadap Aedes aegypti. Semakin
besar konsentrasi paparan ekstrak etanol daun Rosemary akan meningkatkan
mortalitas dan lama waktu yang diperlukan untuk berkembang menjadi pupa dan
nyamuk.
Collections
- Medical Education [2860]
