Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Al-qur’an Metode Ummi di SD Muhammadiyah Wirobrajan II Yogyakarta dengan Model Countenance Stake
Abstract
Realita di era modern banyak dijumpai anak yang belum lancar membaca Al-
Qur’an, bahkan buta huruf hijaiyah. Berdasarkan fenomena tersebut, perlunya
membiasakan anak atau peserta didik untuk belajar membaca Al-Qur’an sesuai
kaidah tajwid serta tartil yang dimulai sejak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis pelaksanaan, faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilan
pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran Ummi di SD Muhammadiyah
Wirobrajan II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian evaluasi. Adapun data yang diperoleh yakni melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan langkah reduksi, penyajian,
dan verifikasi. Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive
sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al Qur’an metode
Ummi dinyatakan baik, sehingga program perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan.
Adapun evaluasi countenance stake sebagai berikut. Pertama pada tahap
perencanaan seluruh komponen dipersiapkan secara matang mulai dari peserta
didik, pengajar, bahan ajar, hingga sarana prasarana. Bertujuan agar semua siap
untuk melaksanakan selama satu semester tersebut. Kedua pada tahap pelaksanaan,
pembelajaran dilaksanakan sebanyak empat kali dalam satu minggu yang terbagi
menjadi dua sesi dengan pembagian sesi pertama untuk kelas 2,3, dan 4, sedangkan
sesi kedua untuk kelas 1, 5, dan 6. Pelaksanaan sesi satu pukul 07.00-08.00 WIB,
sedangkan sesi dua pukul 08.00-09.00 WIB. Ketiga pada tahap hasil meliputi
prestasi akademik serta prestasi non akademik. Prestasi akademik yaitu dari
penilaian sehari-hari serta kompetisi atau perlombaan.
