| dc.contributor.author | Yusuf, Febri Rayhan | |
| dc.date.accessioned | 2025-05-09T03:00:25Z | |
| dc.date.available | 2025-05-09T03:00:25Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/55660 | |
| dc.description.abstract | Dispensasi kawin akan diberikan jika terdapatnya alasan yang medesak atau darurat
seperti terjadinya kehamilan diluar nikah bagi pihak perempuan, namun pada
perkara 86/Pdt.P/2023/PA.YK ditemukan bahwa pemohon menginginkan
dispensasi kawin untuk anaknya. Pada perkara ini tidak terdapatnya alasan
mendesak atau darurat yang mengharuskan Hakim untuk memberikan dispensasi
kawin kepada pemohon, namun pada putusan akhir yang diberikan oleh hakim
adalah mengabulkan dan memberikan dispensasi kawin kepada pemohon, hal
tersebut bertentangan dengan aturan yang berlaku bahwa dispensasi kawin
diberikan jika memiliki alasan medesak atau darurat seperti terjadinya kehamilan
diluar nikah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna alasan medesak
atau darurat dan alasan hakim dalam memutuskan dispensasi kawin pada perkara
86/Pdt.P/2023/PA.YK. penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif
dan pendekatan normatif-yuridis yang berdasarkan terhadap analisis hukum dan
pertimbangan hakim. Hasil penelitian ini menunjukkan alasan hakim menerima
dispensasi kawin dikarenakan jika tidak diberikan dispensasi kawin akan
menimbulkan kemudharatan yang besar dan putusan tersebut berdasarkan
pertimbangan dengan melihat pada hukum yang berlaku. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Dispensassi Kawin Kurang Umur | en_US |
| dc.subject | Alasan Mendesak atau Darurat | en_US |
| dc.subject | Hakim | en_US |
| dc.title | Pertimbangan Hakim Terhadap diterimanya Permohonan Dispensasi Kawin (Studi Kasus Nomor 86/pdt.p/2023/pa.yk di Pengadilan Agama Yogyakarta) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 19421121 | |