| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi dalam dunia manufaktur telah memberikan dampak signifikan
terhadap beberapa sektor industri khususnya Additive Manufacturing (AM) seperti Fused
Deposition Modeling (FDM) atau 3D printing telah mendorong produksi prototipe dan
komponen fungsional. Polylactic Acid (PLA) menjadi salah satu material populer karena
sifatnya yang ramah lingkungan dan mudah diproses. Namun, kualitas hasil cetak seperti
kekuatan tarik (tensile strength) terhadap berat (weight) sangat dipengaruhi oleh parameter
proses yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keseimbangan antara
tensile strength dan weight pada pencetakan 3D berbahan PLA melalui pengaturan parameter
proses. Metode yang digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM) melalui
pendekatan Central Composite Design (CCD) dengan model full quadratic. Variabel yang
diteliti meliputi layer thickness, infill density, dan infill pattern. Pengujian dilakukan
menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dan digital scale. Hasil analisis menunjukkan
konfigurasi optimal terdapat pada layer thickness 0.198182 mm, infill density 57.0707%, dan
infill pattern gyroid. Kombinasi ini menghasilkan tensile strength sebesar 25.25 Mpa dan berat
8.3 gram. Akurasi model terhadap data aktual mencapai 99.48% untuk tensile strength dan
98.80% untuk weight. Specific strength tertinggi yang diperoleh sebesar 3.04 MPa/g,
menunjukkan efisiensi sifat mekanik yang paling optimal dibandingkan skema lainnya. | en_US |