| dc.description.abstract | Infeksi bakteri merupakan salah satu fokus utama dalam penelitian medis.
Untuk mencapai penggunaan bahan kimia yang lebih berkelanjutan dan lebih efisien,
meminimalkan penggunaan tetrasiklin dapat dilakukan dengan imobilisasi dalam
padatan yang mendukung. Dalam penelitian ini, hidroksiapatit (HAp) yang berasal
dari cangkang telur sebagai agen antibakteri melalui proses kalsinasi dan hidrotermal.
Tetrasiklin terimobilisasi HAp (TC/HAp) menggunakan prosedur pengeringan beku
melalui metode ko-presipitasi. Karakterisasi material dilakukan melalui analisis XRD,
FTIR, dan SEM. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap Escherichia coli dan
Staphylococcus aureus dengan metode difusi cakram. Analisis X-Ray Diffraction
(XRD) menunjukkan fase yang terbentuk berupa hidroksiapatit (Ca10(PO4)6
(OH)2), kalsium oksida (CaO), dan kalsium hidroksida (Ca(OH)2). Hasil analisis spektrum
FTIT pada TC/HAp terdapat gugus fungsi PO4−3, CO3−, OH−, dan C-N. Analisis
Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan morfologi yang terbentuk
aglomerasi dengan ukuran partikel 500 nm – 5 μm. Hasil uji aktivitas antibakteri
menunjukkan rata-rata zona hambat 5-15 mm pada bakteri E. coli dan S. aureus. | en_US |