| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi
ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap karakteristik ZnO yang
disintesis serta efektivitasnya sebagai fotokatalis dalam konversi minyak goreng
bekas menjadi biodiesel. Sintesis ZnO dilakukan menggunakan metode sol-gel
dengan ekstrak rosella berkonsentrasi 1%, 4%, dan 8%. Karakterisasi FTIR
menunjukkan bahwa serapan bilangan gelombang ZnO untuk ZE-1% sebesar
514,991 cm-1
; ZE-4% sebesar 520,357 cm-1
; dan ZE-8% sebesar 523,424 cm-1
.
Hasil analisis XRD ukuran kristal ZE-1% sebesar 29,0434 nm; ZE-4% sebesar
16,4415 nm; dan ZE-8% sebesar 14,7108 nm. Hasil DRS UV-Vis menunjukkan
bahwa nilai band gap ZE-1% sebesar 3,18 eV; ZE-4% sebesar 3,16 eV; dan ZE-
8% sebesar 3,14 eV. Analisis GSA mengindikasikan bahwa ZnO memiliki struktur
mesopori dengan ukuran pori 2–50 nm. ZE-4% memiliki luas permukaan spesifik
terbesar, yaitu 19,840 m2/g. Morfologi ZnO memiliki bentuk bulat, batang, dan
bentuk tidak beraturan dengan aglomerasi. Kandungan ZnO 1% memiliki
kemurnian tertinggi dengan persentase 68,53% dan ukuran partikel sebesar 0,107–
0,460 μm. Uji fotokatalis transesterifikasi menunjukkan bahwa konversi biodiesel
optimal terjadi pada penyinaran UV dengan luas area serapan 93,22%. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa ZnO berbasis ekstrak rosella berpotensi sebagai
fotokatalis untuk produksi biodiesel dari minyak jelantah. | en_US |