| dc.description.abstract | Pabrik stirena dari dehidrogenasi etilbenzena dirancang dengan kapasitas
300.000 ton/tahun sebagai pemenuhan kebutuhan stirena di Indonesia dan
memungkinkan Indonesia sebagai pengeskpor stirena sebagai pemenuhan
kebutuhan stirena di ASEAN. Pabrik direncanakan didirikan di kawasan indsutri
Pulo Ampel di Kabupaten Serang, Banten. Secara garis besar, pabrik stirena
terdapat 4 proses utama yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap pembentukan
produk, tahap pemurnian produk, dan tahap penyimpanan. Bahan baku disiapkan
sampai sesuai dengan kondisi operasi di reaktor yaitu 625°C dan tekanan 1,4 atm.
Reaktor yang digunakan adalah jenis fixed bed multitube reactor. Terdapat 2
reaksi di dalam reaktor yaitu pembentukan stirena dan toluena dimana toluena
merupakan produk samping dari reaksi pembentukan stirena. Untuk menghasilkan
stirena sebanyak 300.000 ton/tahun dibutuhkan 51.679 kg/jam etilbenzena dengan
bantuan katalis Fe2O3. Utilitas yang diperlukan meliputi air, bahan bakar, steam,
udara tekan serta listrik yang dibutuhkan sebesar 3000 kW. Berdasarkan kriteria
yang ada pabrik ini tergolong beresiko tinggi. Hasil analisis ekonomi
menunjukkan ROI sebelum pajak sebesar 48,6% sedangakan ROI 35,7 % setelah
pajak. POT sebelum pajak 0,6 tahun untuk sesudah pajak sebesar 0,7 tahun. BEP
di dapat hasil sebesar 42,4%. Untuk SDP sebesar 28,2% dan DCF sebesar
10%/tahun. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, pabrik stirena dari dehidrogenasi
etilbenzena dirancang dengan kapasitas 300.000 ton/tahun ini menarik untu dikaji
lebih lanjut. | en_US |