Show simple item record

dc.contributor.authorAl-munawarah, Rizkiyah Hidayati
dc.date.accessioned2025-04-29T04:37:08Z
dc.date.available2025-04-29T04:37:08Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55439
dc.description.abstractSerangan Hamas yang dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2023 membuat konflik antara Israel dan Palestina semakin memanas, dan membuat konflik antara keduanya tidak menemukan titik terang penyelesaian dan juga perdamaian, seperti sebuah mimpi yang berbentuk ilusi. Standing Together menjadi sebuah gerakan sosial yang bergerak tanpa menggunakan kekerasan untuk melawan kekejaman yang dilakukan oleh para pasukan Israel, termasuk menentang pendudukan ilegal yang dilakukan oleh Israel di wilayah Palestina. Standing Together juga merupakan sebuah gerakan sosial yang mencakup kolaborasi antara Yahudi dan Palestina di Israel. Dimana, tujuan Standing Together sendiri adalah untuk memperjuangkan hak-hak warga Palestina yang mengalami penindasan dan juga pengucilan melalui sebuah aksi non-kekerasan seperti pawai, demonstrasi, parade, dan vigil. Dalam penelitian ini, akan menjelaskan terkait peran yang dilakukan oleh Standing Together dalam melawan pendudukan Israel di Palestina, dengan menggunakan teori yang berjudul The Politics of Nonviolent Action oleh Gene Sharp, untuk menjabarkan usaha dan juga upaya yang dilakukan oleh Standing Together dalam melindungi rakyat Palestina dari kekejaman Israel, dan menentang segala bentuk kejahatan Israel.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIsrael-Palestinaen_US
dc.subjectStanding Togetheren_US
dc.subjectPendudukanen_US
dc.subjectNon-Kekerasanen_US
dc.titleAksi Non-kekerasan Gerakan Standing Together dalam Melawan Pendudukan Israel di Palestina (2020-2024)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323088


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record