| dc.description.abstract | Latarbelakang: Dispepsia merupakan kumpulan gejala tidak nyaman di saluran
pencernaan yang dapat bersifat akut maupun kronis. Pengetahuan yang benar dan
sikap yang baik akan membantu mencegah perburukkan gejala atau
berkembangnya penyakit menjadi tukak yang menahun dan sulit disembuhkan.
Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap
pengobatan mandiri dispepsia pada mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII)
Yogyakarta.
Metode: Penelitian observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada
208 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode accidental sampling. Data
dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis secara deskriptif dan bivariat
menggunakan uji Chi-Square serta Spearman-rho.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat
pengetahuan baik (68,8%) dan sikap positif (65,9%) terhadap pengobatan mandiri.
Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan
nilai p < 0,05.
Kesimpulan: Hasl menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dan sikap
terhadap pengobatan mandiri dispepsia, hal ini mengindikasikan pentingnya
edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik pengobatan
mandiri yang aman. | en_US |